Pencarian

Custom Search

01 Januari 2017

Pengertian ERP - Enterprise Resouce Planning

Tidak ada komentar :
Berbagai definisi tentang Enterprise Resouce Planning (ERP) telah dilontarkan oleh peneliti-peneliti ataupun praktisi dari berbagai bidang yang berkaitan. Banyaknya definisi yang berbeda ini disebabkan oleh beragamnya perspektif yang dapat digunakan untuk memandang sebuah sistem ERP.

Dalam buku yang ditulis Thomas E.Wallace dan Michael H. Kremzar, seorang praktisi mantan direktur perusahaan consumer goods terkemuka dunia, menyediakan definisi ERP sebagai berikut :

" An enterprise-wide set of management tools that balances demand and supply, containing the ability to link customers and suppliers into a complete supply chain, employing proven business for decision-making, and providing high degrees of cross-functional integration among sales, marketing, manufacturing, operations, logistics, purchasing, finance, new product development, and human resource, thereby enabling people to run their business with high level of customer service and productivity, and simultaneously lower costs and inventories and providing the foundation for effective e-commer".


Definisi lain tentang ERP yang digunakan oleh peneliti Fiona Fui adalah sebagai berikut:

" ERP system is a multi-module application software package system that integrates key business and management process across an enterprise".

Definisi di atas menyebutkan bahwa sistem ERP adalah perangkat lunak (software) aplikasi dengan paket modul-modul yang menyatukan proses bisnis kunci di seluruh perusahaan.

Jadi, dari definisi di atas, ERP secara umum memiliki karakteristik:

  • Mencakup keseluruhan perusahaan.
  • Memungkinkan kegiatan operasi dengan efisiensi yang tinggi.
  • Menyediakan integrasi antar-fungsi-bisnis.
  • Menggunakan bisnis proses terbaik untuk pengambilan keputusan.
  • Menghubungkan seluruh rantai-suplay, dari supplier sampai ke konsumen.
  • Menyeimbangkan suppply dan demand.
Integrasi proses bisnis  yang ditawarkan sistem ERP melibatkan dari proses design, sampai proses settle (pay, resolve, receive). Ini merupakan skema integrasi proses bisnis yang dikembangkan oleh vendor perangkat lunak ERP, PeopleSoft tahun 2003. Proses utamanya mencakup :

1. Design, menggunakan kolaborasi siklus hidup produk (product life cycle) secara penuh.
2. Source, mencari dan memilih supplier terbaik dan menegosiasi kontrak dengan mereka.
3. Engage, mengimplementasikan internet untuk adopsi supplier secara cepat.
4. Procure, menggunakan solusi end-to-end untuk pembelian barang atau jasa dan mengotomatisasi pertukaran informasi.
5. Settle, menggunakan self-service invoicing dan menyelesaikan permasalahan.
6. Analyze, mengkomunikasikan performa supplier dan mengidentifikasikan perkembangan proses yang ada.

Bila ingin berlangganan artikel blog ini, silahkan subcribe dengan email atau dengan RSS feed Disini

Tidak ada komentar :

Posting Komentar